Powered By Blogger

Rabu, 13 April 2011

Semua untukmu dan untukku. :)


aku ingin bercerita sedikit tentang dia.
ya dia, dia yg seperti teman, namun lbh hangat dr sahabat. :)

Aku tau aku bukan siapa2 dr mereka, tidak lbh berarti dr mereka.
namun mengapa kau lbh percaya aku drpd mereka?.
aku bingung, aku sedih, aku tak percaya.

Aku bisa saja meninggalkanmu, melupakanmu, bahkan tak lagi mencintaimu.
sedangkan mereka?. bisa mencintaimu lbh dr yg kau bayangkan.

Seketika aku ragu, aku tersentak, aku tak dapat berbuat apa-apa lagi.
namun kau datang, berkata dgn lirih namun bersahaja.
"aku cuman pgen kamu, bukan yg laen. aku jg gak mau kalau kamu sama yg laen.
tolong, jangan tinggalin aku ya. :)"

kemudian aku membalasnya dengan penuh senyuman.
"aku juga gak mau kamu sama yg laen, tp ALLAH pnya rencana. tapi aku mau rencana
ALLAH sm kita sama. Jadi sama2 kita wujudkan rencana itu ya. :)"

sebuah senyuman yg akhirnya bisa membuat hati kecil ini tenang.
sebuah tawa yg membuat nurani kembali keluar.
sebuah nasehat yg membuat untuk ingat kpd ALLAH. :)
sebuah semangat untuk menjadi lebih baik lg.

Pesan untukku :
Jagalah dia untukmu sendiri, untuk keluarga mu, untuk keluarganya dan ALLAH.
karena dia yg mengerti keadaan mu sekarang. Buatlah dia tersenyum, tertawa, dan
menangis bahagi dikemudian hari. :)
jangan biarkan dia pergi dari hidupmu, jadikan dia yg terakhir di pencarian mu.
(insyaALLAH).

Pesan untukmu :
jagalah hatimu untukku, buat aku tersenyum, semangat dan selalu menjagamu.
Aku tahu, mereka takkan membuatmu goyah untuk percaya padaku.
Buatlah kau mencintaiku karena cinta, bkn krn nafsu.
jangan biarkan kau meninggalkanku tanpa ada alasan yg jelas, karena aku sangat menyanyangimu

Pesan untuk mereka :
Jangan kalian mencoba untuk memisahkan aku dan dia, karena sifat kalian yg tidak bisa
menghargai seseorang itu yg hrs kalian ubah.
bukan dgn memprovokasi org lain, maka dia jg merasa apa yg kalian rasakan.
Setan itu hampir sama seperti kalian.
AKU MINTA DENGAN SANGAT, KALAU MEMANG KALIAN TIDAK SENANG DENGAN KEADAANKU, BILANG DI
DEPANKU, JANGAN DIBELAKANG.

Sekian cerita tentang dia, dia yg sangat aku kagumi. Luar dan dalam. :)

Sabtu, 12 Maret 2011

Puisi Cinta Anak IT nih gan. :D

Puisi Cinta Anak Fakultas Ilmu Komputer 
Kamu datang disaat aku sedang Shut Down, Hybernate dan Standby
Saat kubuka Windows kamarku di pagi hari, aku melihat Screensaver wajahmu di awan.
Wajahmu cantik,
bagaikan di edit dengan Photoshop, Photoscape atau aplikasi grafis lainnya
Tak pernah mataku buffer memandangmu...
kulitmu Lembut bagaikan kulit Apple
terus menari di Opera dalam pikiranku..
Kamulah My Dreamweaver ku
Kamulah Oracle...
Kamu selalu Online di hatiku saat yang lain offline.
Saat baru Booting ku selalu mendoakanmu

Aku adalah Spyware mu
Aku mencari tahu Favorites dan History mu
Aku melakukkan checkdisk dan diskclean up untukmu...
Kadang RAM-ku tak cukup kuat memikirkanmu,
kadang kau membuatku hang dan crashed,
Hardware ku selalu panas...
Kau adalah virus firstlove.exe yang menyerang ke seluruh tubuhku
Avira,AVG, Smadav ataupun antivirus terhebat sekalpun pun tak bisa me remove mu...
Kadang ku mau Format, bahkan install ulang diriku
agar aku bisa me remove mu dari hardisk ku
karena ku tak bisa uninstall ataupun delete kau.
karena kau sudah di Write-Protected di hatiku...
Dan data datamu sudah aku Back-up di otakku..


Maaf selama ini aku tak bisa directX mengungkapkan perasaanku padamu
aku tak bisa command prompt diriku..
sebagai gantinya, selama ini aku hanya mengirim spam saja padamu
atau hanya sinyal lewat wireless..
karena jadwal maintenance ku.
Aku tak bisa menekan CTRL+alt+Delete...
Karena Task manager has been disabled by administrator
Tapi kenapa jika kita bertemu aku selalu Not Responding...
Dengan melihatmu pikiranku langsung Ubuntu...
Padahal bahasa pemrograman kita sama,
Bahasa Java...

Tolong jangan Close this Program
Karena if you close this program you might lose information
Aku mohon Wait until this Program Responding.
Allow access this Program
Atau Turn off Firewall mu.
Hatiku ini Open Sources...
Aku ingin Upload hatiku untukmu dan Download hatimu untukku
Aku yakin suatu saat nanti kita akan menjadi suatu Embedded System..
Dan kita bisa Plug and Play...
Aku berjanji tak akan mempartisi Disk ku untuk yang lain.
Aku ingin diriku ini kau Bookmark
Dan kau jadikan My Favorites...
Di Server ini....

Jumat, 11 Maret 2011

Renungin nih !.

Buat yg males sholat !
Ada seorang manusia yang bertemu dengan setan di waktu subuh. Entah bagaimana awalnya, akhirnya mereka berdua sepakat mengikat tali persahabatan. Ketika waktu subuh berakhir dan orang itu tidak mengerjakan shalat, maka setan pun sambil tersenyum bergumam, "Orang ini memang boleh menjadi sahabatku..!"

Begitu juga ketika waktu Zuhur orang ini tidak mengerjakan shalat, setan tersenyum lebar sambil membatin, " Rupanya inilah bakal teman sejatiku di akhirat nanti..!"

Ketika waktu ashar hampir habis tetapi temannya itu dilihatnya masih juga asik dengan kegiatannya, setan mulai terdiam......

Kemudian ketika datang waktunya magrib, temannya itu ternyata tidak shalat juga, maka setan nampak mulai gelisah, senyumnya sudah berubah menjadi kecut. Dari wajahnya nampak bahwa ia seolah-olah sedang mengingat-ngingat sesuatu.

Dan akhirnya ketika dilihatnya sahabatnya itu tidak juga mengerjakan shalat Isya, maka setan itu sangat panik. Ia rupanya tidak bisa menahan diri lagi, dihampirinya sahabatnya yang manusia itu sambil berkata dengan penuh ketakutan, "Wahai sobat, aku terpaksa memutuskan persahabatan kita !"

Dengan keheranan manusia ini bertanya, "Kenapa engkau ingkar janji bukankah baru tadi pagi kita berjanji akan menjadi sahabat ?". "Aku takut !", jawab setan dengan suara gemetar. "Nenek moyang ku saja yang dulu hanya sekali membangkang pada perintah-Nya, yaitu ketika menolak disuruh sujud pada "Adam", telah dilaknat-Nya; apalagi engkau yang hari ini saja kusaksikan telah lima kali membangkang untuk bersujud pada-Nya (Sujud pada Allah). Tidak terbayangkan olehku bagaimana besarnya murka Allah kepadamu !", kata setan sambil berlari pergi.

My First Love Story.


27 oktober 2010.

Itu pertama  kali aku beranikan diri untuk menyatakan cintaku pada dirimu.
Pertama kali nya hati berkata bahwa kau berhak untuk menjadi penghuni dalam hati ini.
Sesuatu yang aku tak mengerti bahwa kau hadir saat aku tak lagi mau mengenal hubungan lbh drpd teman.
Mengenalmu adalah pengalaman pertama yg membuatku bahagia, bahwa masih ada yg menerimaku dgn hatinya.
Menerima seseorang yang tak lebih mengenal dirinya sendiri.
Mengenal apa yang disebut itu cinta, mengetahui bahwa sayang itu dapat dibagi, hubungan dapat dijalani tanpa airmata dan penyesalan.

Sebelum mengenal dirimu, ada seseorang yg lbh mengenalku lbh jauh drpd dirimu yg skrng.
Yang kuharapkan menjadi yang terakhir dalam hidupku.
Menjadi yang terbaik dalam hariku, menemani saat suka maupun duka.
Tapi apa yg terjadi?. Tak ada yg tahu masa depan itu akan terjadi.
ALLAH  sdh mengaturnya,mengatur apa yg dibutuhkan hambanya.
Aku yakin, semua yang aku lakukan, yg aku jalani semuanya ada hikmahnya. Hikmah yg membuat diriku menjadi pribadi yg lbh baik lg.
           
InsyaALLAH, aku membuat sesuatu yg mgkn bagi sebagian orang itu gila, atau tidak masuk di akal.  Aku menjadikanmu orang yg ada saat aku susah, sedih, jatuh, tertekan,sakit.
Walaupun aku belum mengenalmu lbh jauh lg. Namun aku yakin, sesuatu akan lebih baik lg kalau aku percayakan hati ini padamu.
Terima kasih untuk semuanya. Kau yang terbaik, semoga menjadi yang terbaik.

ELSA YOLANDA HIJRIANTI, u’re my best person who i meet in this life. :)  

kisah tentang sedekah.

Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. 

Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai mereka membayar semua barang belanjaan. Tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan. Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman,
"Beri kami sedekah, Bu!" Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah.
Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala ia tahu jumlahnya dan ternyata itu tidak mencukup kebutuhannya, ia kemudian menguncupkan jari-jarinya dan ia arahkan kearah mulutnya, kemudian ia memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke arah mulutnya. Seolah ia berkata dengan bahasa isyarat,
"Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami
tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan." Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata,
"Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!" Ironisnya meski ia tidak menambahkan sedekahnya malah istri dan putrinya Budiman menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan.

Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang adalah tanggal dimana ia menerima gajian dari perusahaannya, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekeningnya. Ia sudah berada di depan ATM. Ia masukkan kartu ke dalam mesin tersebut. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncullah beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening. Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM.

Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Kemudian uang itu ia lipat menjadi kecil dan ia berniat untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.
Budiman memberikan uang itu. Lalu saat sang wanita melihat nilai uang
yang ia terima betapa girangnya dia. Ia berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan:
"Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga.Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"
Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu
mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya,

"Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!" Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana. Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu.

"Ada apa Pak?" Istrinya bertanya. Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan:
"Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!" Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman menyatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis, namun Budiman melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita.

Panjaaaang sekali ia berdoa! Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan
tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah. Bu...,
aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian,
siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang
menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap
hamdalah."

Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan
beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba.
Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang suka lalai atas segala
nikmat-Mu.

Jumat, 04 Februari 2011

Nilai Semester 1

Nilai Semester 1. C dua buah menghiasi ip saya..

Ketika Kau Merasa Hidup Tak Selama Adil

Dari judul diatas kita sdh tau, bahwa yang keadilan sudah mahal di muka bumi ini. Kadang yang kita butuhkan tak selamanya kita dapatkan. Yang jujur menjadi penjahat, yang bohong menjadi raja
Saya hanya ingin bercerita, bagaimana beratnya keadilan itu di tegakkan. Hanya di blog ini saya dapat mencurahkan apa yg saya rasakan. 

Cerita bermula ketika nilai mata pelajaran kalkulus keluar di web universitas dmn saya kuliah. Saya mendapatkan nilai yg kurang memuaskan memang. Namun kadang saya merasa bahwa saya berhak mendapatkan nilai yg lbh bagus, lbh dari yg mereka dapatkan. Apa daya, mmg itu yg bisa saya dapatkan.

Sekarang saya hanya bisa berharap, semester selanjutnya bisa mendapatkan nilai yg lbh baik lg.
semoga.